Instant Messenger: Singkat, Cepat, Hemat


 instant messenger

[Drise-#030] Buat yang doyan chatting, teknologi instant messenger alias pesan instant pastinya jadi pilihan untuk berekspresi. Semenjak koneksi internet diperkenalkan ke khalayak ramai, pengiriman pesan teks berbasis koneksi internet jadi buah bibir, mulut, dan gusi. Pulsa nelepon bisa dipangkas abis dengan koneksi internet. Ngobrol sepuasnya bayar sekenanya. Yess!

Awalnya, pada tahun 1970 aplikasi instant messenger muncul dalam sistem operasi multi-user seperti UNIX untuk memudahkan komunikasi antarpengguna yang sama. Lalu pada tahun 1980-an, muncul pesan online yang saat itu dikenal dengan on-line messages (OLM) sebagai layanan online dari Quantum Link bagi pengguna komputer Commodore 64 yang berupa layanan pesan antar penggunanya. Aplikasi yang mirip juga ditawarkan oleh Amerika Online lewat AOL Instant Messages yang populer dengan sebutan AIM. Sejak saat itu, perkembangan instant messenger tumbuh pesat bagai jamur di musim hujan.

Belakangan ini, sejumlah layanan instant messenger juga sudah mulai menyediakan layanan video conference, Voice Over IP (VoIP), dan web conferencing. Biayanya pun semakin murah bin hemat.  Bahkan dengan tambahan layanan gratis yang melimpah. Kita kenalan yuk dengan beberapa instant messenger yang populer di dunia Ariel, eh dunia maya. Nyook..!

  • Migg

Mig33 yang didirikan oleh Steven Goh dan Mei Lin Ng resmi dirilis pada Desember 2005. Penggunanya mendapat keuntungan lewat telepon VoIP yang murah, SMS, dan IM, serta layanan mobile chat rooms, profil, hingga bertukar foto hanya lewat ponsel.

  • mIRC

mIRC diciptakan tahun 1995 oleh Khaled Mardam-Bey sebagai sarana chatting. mIRC memiliki pengguna terbanyak dalam kategori chatting dan diunduh sebanyak 9,129,578 kali (CNET, Oktober 2007). Bahkan mIRC masuk dalam daftar Nielsen-Net sebagai “10 terbaik applikasi internet” (2003). Sayangnya mIRC hanya melayani chatting dengan teks, tak seperti media audio visual di Yahoo Messenger atau MSN.

  • Yahoo Messenger

Yahoo! Messenger alias YM, menjadi messenger gratis sejuta umat. Penggunaan ID Yahoo! otomatis punya akun YM. Sejak kerjasama Yahoo! dengan Microsoft pada Juli 2006, YM semakin populer dan unggul berkat pesan teks real-time antar akun Yahoo! atau Windows Live™ Messenger, berbagi foto lewat Flickr, panggilan suara, SMS, webcam, konferensi, ber-YM ria dengan rekan di jaringan Windows Live™ Messenger, Reuters Messaging, dan Lotus Sametime, serta kirim file hingga 2 gigabita!

  • GTalk

Messenger berbasis web milik Google ini unggul dalam komunikasi pesan instan dan VoIP. Google Talk (GTalk) dirilis 24 Agustus 2005 yang disediakan gratis dan dapat diunduh bagi siapa saja yang telah memiliki akun Google. Sejak November 2007, GTalk berturut-turut mengeluarkan layanan percakapan (chatting) kelompok, chatting AOL Instant Messenger, Chatback, hingga video chat serta Skype.

  • Skype

Skype dibangun oleh dua ahli teknologi informasi asal Luksemburg, Niklas Zennstrom and Janus Friis tahun 2003. Setelah dibeli Microsoft, Skype kini memiliki lebih dari 600 juta penggunanya di seluruh dunia. Kelebihan Skype di antaranya kualitas gambar dan suara, kecepatan koneksi, dan pastinya biaya super murah. Bahkan bisa juga menghubungi orang yang tidak memiliki komputer atau akun Skype via nomor telepon rumah atau ponsel di seluruh dunia dengan tarif lokal.

  • BlackBerry Messenger (BBM)

Dengan memiliki server sendiri di Kanada, layanan messenger dari Research In Motion (RIM) mampu menyihir pengguna ponsel pintar. Cukup tahu Pin BB, request, kalo di accept langsung bisa ngobrol murah lewat BBM berupa pesan, gambar, dan video. Layanan jasa BBM dibebankan kepada operator, dan pelanggan pun harus membayarnya. Sayangnya, layanan terbatas hanya antarpengguna BlackBerry.

  • WhatsApp

Layanan WhatsApp menjawab keterbatasan lintas platform dalam berbagai layanan messenger. Bahkan WhatsApp yang menghilangkan sekat seperti PIN atau user ID, digadang-gadang akan menjadi “pembunuh” BBM. WhatsApp memberikan keleluasaan “berkomunikasi” dengan pengguna iPhone, Nokia, atau Android meski memakai Blackberry. Asyiknya lagi, pengguna hanya disyaratkan menggunakan satu nomor ponsel sebagai identitas.

  • Line Messenger

Line dikembangkan oleh perusahaan Jepang bernama NHN Corporation. Line pertama kali dirilis pada Juni 2011 dan hanya dapat digunakan pada sistem iOS dan Android. Setelah sukses pada kedua sistem tersebut Line masuk dalam sistem operasi besutan BlackBerry. Lalu pada tahun 2012, Line resmi meluncurkan aplikasi yang dapat digunakan pada perangkat Mac dan Windows. Kesuksesan Line sebagai aplikasi instan messeging terlihat dari pengguna yang mencapai 101 juta di 230 negara di dunia. Line menduduki posisi 1 dalam kategori aplikasi gratis di 42 negara.

Drise, sekarang pilih deh aplikas instans messenger mana yang mau kamu pakai berchatting ria. Mau nyobain satu-satu juga boleh. Biar bisa ngerasain kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi tetep, jangan bergonta-ganti pasangan. Karena beresiko kantong bakal bolong. Dan gunakan dengan bijak, biar teknologi membuat kita semakin taat, bukan malah jadi sarana bermaksiat. Met berchat ria..! [341]

– See more at: http://drise-online.com/instant-messenger-singkat-cepat-hemat.htm#sthash.E9icGK1o.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s